Just My Though (1)
(a moment in the rainy evening and hot cappuccino was served)
Part One
Melakukan suatu rencana keuangan ternyata tidak segampang yang dikira ketika kita bicara dalam kehidupan nyata. Banyak hal yang menggangu pikiran ketika berencana untuk memulai apalagi disini kita bicara mengenai suatu komitmen. Ya .. komitmen ..gak perlu bicara masalah kondisi makro ekonomi luar dan dalam negeri , financial crisis, manajemen resiko ,dollar cost averaging , value investing , wealth distribution dan jargon finansial lain. Itu sudah berkaitan dengan teknis tapi perencanaan keuangan sifatnya sangat pribadi malah sangat pribadi. Sehingga masing-masing individu punya pandangan berbeda. Masing2 Individu punya latar belakang berbeda. So gak bisa kita hanya bicara buatlah rencana keuangan dan masalah menjadi beres. Ur dealing with the human interest here…
Kembali ke masalah komitmen.. Bukannya kita takut berkomitmen melainkan takut akan kenyataan apabila ternyata rencana yang telah dibuat sedemikian rupa tak berhasil. Kita merasa akan sia-sia dan hanya buang waktu saja. Para motivator ternama selalu berkata “segeralah melakukan tindakan dan lihat hasilnya”. Phuih ternyata gak segampang itu. Semenjak kita mengenyam pendidikan tingkat dasar hingga sekarang kita terbiasa untuk memilih. Kondisi tersebut membuat kita menjadi manusia yang selalu penuh pertimbangan. Setiap keputusan yang akan diambil menjadi tertunda dan akhirnya gak jalan juga. Padahal tanpa kita sadari tindakan kita ketika belum memutuskan ,sebenarnya sudah menjadi keputusan yaitu memutuskan untuk menunda. Salah?.. gak ada yang salah dengan itu its ur decision right?.namun kita sebenarnya tau banget bahwa merencanakan dana pendidikan buat anak2 dan exit strategy ketika pensiun memiliki apa itu penting. Tapi kenapa masih banyak orang seakan gak peduli dan seakan-akan bersikap biarlah waktu yang akan menjawab. Akhirnya ketika datang waktunya kita bingung dan bengong harus melakukan apa.. but its to late..
Trus kenapa kita tetap gak mau berkomitmen? There’s something wrong with our personal values about wealth and goals. Justru hal Ini yang musti diperbaiki terlebih dahulu..
(the inspiration stuck …I need more coffee… waiter!)
I never wanted you to be so full of anger
I never wanted you to be somebody else
I never wanted you to be someone afraid to know themselves
I only wanted you to to see things for yourself
All that I wanted , was…
Now I know you better
Now we all know better
From: “Better” by Guns N Roses 2008

